-->

Pendapatan, Risiko, dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul

 MUHAMMAD FAUZAN

Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

fauzan.umy@gmail.com


INTISARI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani bawang merah, tingkat risiko usahatani bawang merah, dan tingkat efisiensi usahatani bawang merah di Bantul. Penelitian mengggunakan data primer hasil survei pada 30 petani responden dengan menggunakan kuisioner yang telah dirancang sesuai dengan tujuan penelitian. Data dianalisis menggunakan rasio R/C, koefisien variasi, dan fungsi produksi frontier stokastik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani bawang merah di Kabupaten Bantul menguntungkan dengan pendapatan mencapai Rp20.9 juta per hektar. Tingkat risiko uasaha yang dihadapi petani cukup tinggi, mencapai 7,27%. Rata-rata tingkat efisiensi teknis, alokatif, dan ekonomi usahatani bawang merah di Kabupaten Bantul masing-masing 0,802; 0,889; dan 0,929. Hasil ini menunjukkan bahwa petani masih dapat meningkatkan efisiensi teknis dan efisiensi alokatif guna mencapai kondisi efisien secara ekonomi.

Kata kunci: Kata kunci bawang merah, efisiensi, pendapatan, risiko

Download : JURNAL



Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Our Akuntansi


0 komentar:

Post a Comment