Pelaksanaan analisis Kation berdasarkan metode H2S - BAG 1
a) Cara pengendapan dan pemisahan
(1) Golongan 1
Kation golongan I (Pb2+, Hg+, Ag+) membentuk endapan dengan HCl encer. Endapan tersebut adalah PbCl2, HgCl2, dan AgCl2 yang semuanya berwarna putih. Untuk memastikan apakah endapan tersebut mengandung satu kation, dua kation atau tiga kation maka dilanjutkan dengan pemisahan dan identififikasi kation golongan I yang caranya dapat dilihat pada tabel berikut.
Reaksi-reaksi pada pengendapan pemisahan dan identifikasi kation-kation tersebut adalah sebagai berikut:
(a) Reaksi pengendapan
Pada reaksi pengendapan larutan contoh dengan menggunakan larutan HCl encer jika terbentuk endapan putih maka larutan contoh kemungkinan mengandung Ag+, Pb+ , atau Hg+ atau mungking mengandung dua atau tiga ion tersebut. Reaksi terbentuknya endapan dapat dituliskan sebagai berikut:
Ag+ + Cl- → AgCl (endapan putih)
Pb++ 2Cl- → PbCl2 (endapan putih)
2Hg+ + Cl- → Hg2Cl2 (endapan putih)
(b) Pemisahan
Endapan PbCl2 larut dalam air panas tetapi membentuk kristal seperti jarum setelah dingin. Sedangkan AgCl larut dalam amonia encer membentuk ion kompleks diamenargentat.
AgCl2 + 2NH3 →[Ag(NH3)2]+ + Cl-
Endapan Hg2Cl2 oleh larutan amonia diubah menjadi campuran merkrium (II) amidoklorida dan logam merkurium yang kedua-duanya merupakan endapan. Hg2Cl2 + 2 NH3 → Hg + Hg(NH2)Cl + NH3+ + Cl-
(c) Reaksi Identifikasi
Pb2+ + CrO42- → PbCrO4 (endapan kuning)
Pb2+ + 2 I- → PbI2 (endapan kuning)
Pb2+ + SO42- → PbSO4 (endapan putih)
[Ag(NH3)2]+ + Cl- + H+ → AgCl (endapan putih) + 2 NH4+
[Ag(NH3)2]+ + I- + H+ → Agl (endapan kuning) + 2 NH3
Kation golongan 1 membentuk endapan dengan asam klorida encer. Ion–ion ini adalah golongan timbel (Pb2+), merkurium (I) (Hg+) dan perak (Ag+).
Untuk memisahkan ketiga kation ini tambahkan HCl 6 M pada sampel uji. Kation golongan 1 akan mengendap sebagai garam klorida yang berwarna putih. Reaksi yang terjadi :
Ag+ + Cl- >> AgCl
2Hg+ + 2Cl- >> Hg2Cl2
Pb2+ + 2Cl- >> PbCl2
Endapan PbCl2 akan larut dengan kenaikan suhu. Karena itu PbCl2 dapat dipisahkan dari kedua kation yang lain dengan menambahkan air panas kemudian mensentrifus dan memisahkannya dari larutan. Adanya Pb2+ dapat diidentifikasi dengan penambahan K2CrO4 membentuk endapan kuning atau dengan H2SO4 membentuk endapan putih.
Pb2+ + CrO42- >> PbCrO42-
Pb2+ + SO42- >> PbSO4
Hg1+ dan Ag+ dapat dipisahkan dengan penambahan NH3. Jika ada Hg2Cl2
maka dengan NH3 akan bereaksi :
Hg2Cl2 + 2NH3 >> HgNH2Cl + Hg putih + NH4Cl hitam
Endapan yang teramati menjadi berwarna abu-abu.
Sedangkan penambahan amonia terhadap Ag+ menyebabkan endapan AgCl larut kembali karena terjadi pembentukan kompleks Ag(NH3)2+ yang stabil.
AgCl + 2NH3 >> Ag(NH3)2+ + Cl-
Adanya Ag+ dapat diuji dengan menambahkan asam kuat HNO3 6 M. Ion H+ akan mendekomposisi kompleks Ag(NH3)2+ sehingga Ag+ akan bebas dan bereaksi dengan Cl- yang sudah ada membentuk endapan AgCl kembali.
Ag(NH3)2+ + 2H+ + Cl- >> AgCl + 2NH4+
0 komentar:
Post a Comment