ASPEK SOSIAL BUDAYA PADA KEHAMILAN, PERSALINAN DAN NIFAS DI INDONESIA
Oleh :
Sri Handayani
Dosen STIKES ’Aisyiyah Surakarta
Prodi Kebidanan
ABSTRAK
Para penolong dan cara-cara menolong persalinan merupakan kesatuan yang tak
terpisahkan, karena diikat oleh kesaman pemahaman mengenai sifat dari proses kelahiran itu
dengan pengaruhnya terhadap kondisi bayi dan ibunya.
Pada kebudayaan di Indonesia kelahiran masih tetap merupakan masalah pribadi, yang
bersifat terbuka dan tertutup bagi kerabat terdekat yang dianggap mempunyai fungsi tertentu
dalam menghadapi peristiwa itu.Biasanya mereka akan lebih terbuka pada kerabat wanita
yang sudah berumur dan sudah biasa menghadapi peristiwa pesalinan.
Citra tentang wanita, pandangan budaya mengenai organ reproduksi dan penanganan
plasenta. Dalam banyak kebudayaan di berbagai penjuru dunia citra tentang wanita dan
pandangan budaya mengenai bentuk, sifat dan fungsi organ reproduksi maupun pandangan
budaya mengenai plasenta mendorong berbagai perilaku tertentu dalam menghadapi
kehamilan dan kelahiran bayi.
Banyak suku bangsa di dunia khususnya dunia ketiga beranggapan bahwa kemampuan
melahirkan bayi merupakan suatu tolok ukur bagi seorang istri untuk menunjukkan
kberhasilannya dalam tugas budayanya untuk memprsembahkan keturunan bagi suminya.
link download : pdf
0 komentar:
Post a Comment