Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air (Kasus: Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur)
NUR ELISA FAIZATY, AMZUL RIFIN, NETTI TINAPRILLA
Mahasiswa Pascasarjana Magister Sains Agribisnis, FEM, IPB
Staf Pengajar Departemen Agribisnis, FEM, IPB
elisafaizaty@gmail.com
INTISARI
Perluasan areal panen ke lahan suboptimal (terutama di luar Pulau Jawa) dapat dijadikan sumber pertumbuhan pertanian yang produktif. Teknologi Budidaya Jenuh Air (BJA) mampu meningkatkan produktivitas tanaman kedelai hingga 4,0 ton/ha pada lahan suboptimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkanbagaimana proses pengambilan keputusan adopsi inovasi budidaya kedelai jenuh air berlangsung di Desa Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori proses pengambilan keputusan inovasi (Rogers). Analisis tentang proses pengambilan keputusan dibagi ke dalam empat hal pokok: i) deskripsi jaringan komunikasi dan tahapan proses keputusan inovasi yang terbentuk, ii) variabel karakteristik responden yang berpengaruh pada tahap pengenalan, menggunakan uji Kruskall- Wallis, iii) variabel karakteristik inovasi yang berpengaruh pada tahap persuasi, menggunakan uji Korelasi Spearman, dan iv) hubungan antar tahapan proses, menggunakan uji Korelasi Spearman dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan: i) saluran interpersonal adalah pendekatan yang dipilih untuk mengenalkan teknologi BJA kepada 25 petani adopter potensial melalui diskusi, praktik lapang, dan pendampingan; ii) variabel karakteristik petani yang berpengaruh adalah tingkat pendidikan nonformal dan motivasi, sedangkan berdasarkan tingkat pendidikan formal dan pengalaman usahatani, tingkat pengenalan petani terhadap BJA tidak berbeda nyata; iii) tingkat persuasi yang dirasakan oleh petani tentang BJA ternyata berhubungan secara signifikan dengan aspek kerumitan dan kemungkinan dicoba, namun tidak dengan kesesuaian dan kemungkinan diamati; iv) antartahapan dalam prosees keputusan inovasi BJA secara berurutan terbukti mempunyai hubungan positif yang signifikan.
Kata kunci: adopsi inovasi, Kata kunci jenuh air, kedelai
Download : JURNAL
0 komentar:
Post a Comment