-->

AC dan DC Power Listrik.

Istilah "sistem listrik" yang digunakan dalam pesawat berarti bagianbagian dari pesawat yang menghasilkan, mendistribusikan, dan menggunakan energi listrik, termasuk pendukungnya. Sistem tenaga listrik terdiri dari AC dan DC Power Listrik. AC Electrical Power,tenaga listrik AC, sumber utamanya adalah  generator AC yang dipasang pada pesawat udara. Tenaga listrik untuk main bus AC  dan seluruh sistem tenaga listrik adalahgenerator yang diputar oleh mesin pesawat dan satu generator diputar  oleh unit daya tambahan (APU). Daya eksternal, disediakan melalui sumber daya eksternal pesawat yang disebut ground power unit (GPU). Transformers memberikan tenaga listrik  untuk bus AC dengan menurunkan ataupun menaikan tegangan  listrik AC. Sebuah inverter statis mengubah daya listrik DC dari baterai menjadi tenaga listrik  AC. Setiap mesin dilengkapi dengan CSD (constant speed drive) untuk menjaga agar putaran generator yang dijalankan berputar pada Rpm tetap. CSD menyediakan drive kecepatan konstan untuk generator terlepas dari RPM mesin yang sebenarnya. Cara kerja  CSD mirip dengan transmisi otomatis mobil. Setiap generator menghasilkan tenaga listrik tiga fase, 115 volt, dan 400 cps arus bolak-balik ke beban maksimum 40 KVA atau 111 Ampere. DC Listrik Power,Sebuah baterai menyediakan 28volt DC power untuk starting APU. Transformer-rectifier (TR) unit menyediakan daya DC dengan mengubah listrik AC menjadi listrik DC. Kebanyakan sistem tenaga darat menggunakan arus bolak-balik (AC) daripada arus searah (DC), terutama karena transformator dapat digunakan hanya dengan tegangan listrik AC. Sebuah sistem distribusi AC biasanya berisi satu atau lebih generator (teknis dikenal sebagai ALTERNATORS dalam sistem pesawat), sebuah sistem pengkabelan dari Feeders, yang membawa daya yang dihasilkan ke pusat distribusi,yang mendistribusikan tenaga listrik untuk sistem kabel yang disebut MAINS PRIMER dan SEKUNDER MAINS. Generator yang di putar oleh mesin (EDG) Engine Driven Generator dengan kecepatan putar konstan,  karena pada mesin sudar terpasang CSD untuk mendapatkan kecepatan putar generator yang konstan 6000 rpm. Sumber tenaga listrik AC eksternal, ketika diberikan dari daya eksternal,  seluruh sistem tenaga listrik hanya bersumber dari ground power unit. Eksternal power hanya akan memberikan tenaga listrik untuk pesawat ketika saklar diatur langsung ke distribusi daya.

Sebuah baterai digunakan sebagai catu daya siaga/emergency. Transformer Reactifier Unit akan merubah tenaga listrik AC menjadi tenaga listrik DC. Dengan input 115 VAC akan diturunkan tegangannya menjadi 28 VAC oleh transformator, kemudian akan disearahkan menjadi 28 VDC oleh diode reactifier.

APU generator langsung diputar oleh mesin APU sendiri tanpa CSD, karena kecepatan putar mesin sudah konstan 6000 rpm. APU generator identik dengan generator mesin. Ketika pesawat sedang di ground, APU dapat digunakan untuk sumber tenaga listrik kedua sistem Listrik Gen Bus 1 dan Gen Bus 2. Ketika dalam penerbangan, generator APU dapat menyediakan daya cadangan ke salah satu sistem listrik Gen Bus 1 atau Gen Bus 2, jika perlukan.





Baterai Pesawat terletak di Kompartemen Elektronik. Baterai adalah baterai nikel-kadmium 28 volt. Baterai dapat memasok listrik ke DC bus tertentu bila diperlukan. Pengisian baterai secara otomatis. Kami akan menjelaskan indikator dan pengukur pada panel ini. Para meter DC dan switch ditunjukkan di sebelah kiri. Para meter AC dan switch akan ditampilkan di sebelah kanan.




Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Our Akuntansi


0 komentar:

Post a Comment