-->

PERBEDAAN REAKSI PASAR ATAS PENGUMUMAN PEMECAHAN SAHAM PADA LQ45 DAN NON LQ45 [JURNAL]

ABSTRAK
Stock split merupakan salah satu bentuk corporate action yang dilakukan oleh perusahaan untuk
meningkatkan likuiditas saham. Aktivitas ini biasanya dilakukan pada saat harga saham dinilai terlalu
tinggi atau dilakukan oleh perusahaan yang memiliki likuiditas rendah. Menariknya, perusahaan LQ45 yang dikenal memiliki tingkat likuiditas tinggi di Bursa Efek Indonesia masih ada yang melakukan stock split. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui reaksi pasar terhadap perusahaan LQ45 dan non LQ45 yang melakukan stock split dengan melihat ada tidaknya perbedaan abnormal return pada periode amatan. Periode amatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah 7 hari. Metode penentuan sampel bersifat purposive sampling, dan ditemukan 9 perusahaan LQ45 dan 37 perusahaan non LQ45 yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Return ekspetasi pada penelitian ini dihitung dengan mean adjusted model. Hipotesis penelitian diuji menggunakan uji One Sample t-test, dan Independent t-test. Hasil pengujian hipotesis secara statistik menunjukkan bahwa peristiwa stock split pada perusahaan LQ45 dan non LQ45 mendapat reaksi dari pasar selama periode amatan. Sehingga tidak terdapat perbedaan reaksi pasar antara perusahaan LQ45 dengan non LQ45, karena sama-sama mendapatkan reaksi dari pasar.

Kata kunci: stock split, abnormal return, reaksi pasar, signaling theory

Download : PDF



Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Our Akuntansi


0 komentar:

Post a Comment