FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HUTANG JANGKA PENDEK, HUTANG JANGKA PANJANG DAN TOTAL HUTANG (Studi Kasus pada Perusahaan-perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Selama Tahun 2007-2011) [SKRIPSI]
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh karakteristik
perusahaan antara lain profitabilitas, aset tetap, ukuran perusahaan, pertumbuhan,
volatilitas laba dan tingkat kesulitan finansial terhadap hutang jangka pendek, hutang
jangka panjang dan total hutang, baik secara simultan maupun secara parsial. Dasar
teori yang digunakan adalah teori pecking order. Variabel dependen hutang jangka
pendek dan hutang jangka panjang dipilih sebagai pengembangan dari variabel total
hutang yang telah banyak diteliti sebelumnya.
Dengan metode purposive sampling, diperoleh 745 sampel perusahaan
maunfaktur yang secara konsisten terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun
2007-2011. Data penelitian dianalisis menggunakan uji asumsi klasik dan hipotesis-
hipotesis yang dirumuskan dianalisis menggunakan model regresi linear berganda.
Hasil Penelitian membuktikan bahwa variabel profitabilitas, kepemilikan aset
tetap dan tingkat kesulitan finansial perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap tiga jenis hutang yaitu hutang jangka pendek, hutang jangka panjang dan
total hutang perusahaan namun untuk variabel aset tetap, pengaruh yang signifikan ini
memiliki arah yang berbeda dengan yang diprediksikan terhadap hutang jangka
panjang. Di sisi lain, ukuran perusahaan dan volatiltias laba memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap hutang jangka panjang dan total hutang perusahaan namun tidak
signifikan terhadap hutang jangka pendek. Variabel terakhir yakni pertumbuhan
perusahaan ditemukan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hutang jangka
pendek dan total hutang, namun tidak signifikan terhadap hutang jangka panjang.
Kata kunci: karakteristik perusahaan, teori pecking order, volatilitas laba, kesulitan
finansial
Download : PDF
0 komentar:
Post a Comment