-->

Network Address Translation (NAT)

Pada jaringan komputer, proses Network Address Translation (NAT) adalah proses penulisan ulang (masquerade) pada alamat IP asal (source) dan/atau alamat IP tujuan (destination), setelah melalui router atau firewall. NAT digunakan pada jaringan dengan workstation yang menggunakan IP private supaya dapat terkoneksi ke Internet dengan menggunakan satu atau lebih IP public. Pada mesin Linux, untuk membangun NAT dapat dilakukan dengan menggunakan IPTABLES (Netfilter). Dimana pada IPTABLES memiliki tabel yang mengatur NAT. NAT dapat dikerjakan oleh kernel Linux dengan salah satu dari dua cara berikut :

a. Source NAT
SNAT digunakan untuk menyembunyikan asala paket-paket dengan melakukan pemetaan alamat asal paket-paket yang akan menuju jaringan eksternal ke suatu IP address atau range address tertentu. Dengan kemampuan seperti ini, SNAT bisa digunakan sebagai server Masquerader.

b. Destination NAT
DNAT sering digunakan untuk me-redirect secara transparan paket-paket yang masuk ke suatu lokasi/tujuan, misalnya diarahkan ke mesin yang berfungsi sebagai server proxy atau firewall SOCKS. Salah satu versi dari NAT adalah IP Masquerade, yang mengijinkan beberapa workstation atau host terkoneksi ke internet tanpa harus memiliki IP address yang dapat dikenal di jaringan eksternal internet. Server yang memiliki fungsi sebagai gateway menyediakan suatu masquerader menggunakan IPTABLES untuk membuat host-host lokal dikenal di jaringan internet dimana IP address yang tercatat adalah IP address gateway. Proses masquerade IP dikerjakan menggunakan subsitusi IP address dan nomor port. IP address paket dari jaringan lokal diubah berdasarkan pada tujuannya. Berikut ini adlaah aturan sederhananya :

a. Paket yang menuju jaringan eksternal (meninggalkan jaringan lokal menuju ke gateway). IP address asal paket diubah ke IP address mesin maquerader. IP address masquerader bersifat unik pada jaringan eksternal.

b. Paket yang masuk dari jaringan eksternal (menuju jaringan lokal melalui gateway). Alamat paket diubah ke IP address host jaringan lokal. Mesinmesin di dalam jaringan lokal memiliki alamat private network yang tidak valid (tidak dikenal) pada jaringan eksternal.  IP Masquerade menggunakan port forwarding untuk mengubah suatu IP address paket. Pada saat sebuah paket sampai dari jaringan eksternal, alamat portnya diperiksa dan dibandingkan terhadap isi tabel masquerade. Jika port yang dibandingkan ditemukan, IP address yang ada pada header paket diubah dan dikirim ke IP address yang telah di-masquerade.

Ada 3 hal yang harus diperhatikan dalam implementasi NAT :
- Semua aturan penterjemahan address ke chain-chain dalma tabel NAT.
- Tabel NAT menggunakan chain-chain seperti  berikut ini :
a) PREROUTING, digunakan untuk memilah paket yang akan diteruskan
b) POSTROUTING, digunakan untuk memilah paket yang telah diteruskan
c) FORWARD, digunakan untuk memilih paket yang melalui router.
- Memasukkan modul-modul kernel untuk menangani protokol-protokol khusus alamat portnya diperiksa dan dibandingkan terhadap isi tabel masquerade. Jika port yang dibandingkan ditemukan, IP address yang ada pada header paket diubah dan dikirim ke IP address yang telah di-masquerade.



Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Our Akuntansi


0 komentar:

Post a Comment