Proses Kreativitas
Coba perhatikan sekitar lingkungan kita oleh kalian, semua tingkah laku manusia dari balita, anak-anak, hingga orang dewasa sebenarnya secara tidak disadari sudah kreatif, artinya memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang menurut anggapannya sangat bermanfaat dan dapat memperoleh kepuasan. Misalnya Dani seorang siswa yang ingin memperoleh prestasi yang memuaskan, tentu saja Dani akan belajar dengan rajin dengan tidak mengenal lelah. Lalu bagaimana apabila kamu lapar? Perhatikan pula anak balita yang badannya masih pendek bagaimana caranya mendapatkan makanan yang berada di atas meja yang tinggi? Kreativitas seseorang akan berkembang melalui proses atau perjalanan waktu yang lama dan sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial seperti
a. pengaruh lingkungan;
b. pengaruh lingkungan masyarakat;
c. belajar;
d. pengalaman;
e. pergaulan;
f. informasi dan komunikasi;
g. adanya permasalahan-permasalahan yang memerlukan pemikiran-pemikiran atau pemecahan masalah.
Sejalan dengan perkembangan pengetahuan, dalam proses pemecahan masalah, lahirlah istilah-istilah baru seperti berikut ini:
1. Berpikir vertikal, artinya kemampuan berpikir yang sangat lambat.
2. Berpikir lateral, artinya kemampuan berpikir setelah melihat berbagai pengalaman baik pengalaman orang lain maupun diri sendiri.
3. Berpikir kritis, artinya berlatih mengevaluasi secara cermat sehingga mampu atau berani mengambil sikap kontra terhadap pendapat orang lain dengan memberikan solusinya.
4. Berpikir analitis, artinya memiliki kemampuan untuk melakukan inovasi atau pembaharuan dengan mengadakan penelitian terlebih dahulu supaya memperoleh hasil yang baik.
5. Berpikir strategi, artinya mampu melakukan kegiatan untuk memperoleh keuntungan.
6. Berpikir tentang hasil, artinya mampu mengevaluasi apa yang sudah di hasilkan dan berani melakukan perubahan apabila hasilnya tidak memuaskan.
7. Berpikir kreatif, artinya memiliki kemampuan untuk menciptakan hal-hal yang baru berdasarkan faktor-faktor yang nyata di lingkungan/lapangan untuk mencapai tujuan.
Penyelesaian masalah yang kreatif berjalan melalui tahaptahap khusus sebagai berikut:
1. Persiapan adalah membuat rencana atau rancangan untuk melaksanakan suatu kegiatan dalam mencapai tujuan
2. Inkubasi adalah melakukan kegiatan penelitian suatu permasalahan agar memperoleh hasil yang memuaskan
3. Iluminasi adalah gagasan-gagasan atau ide-ide hasil dari inkubasi itu akan bermunculan.
4. Verifikasi adalah mengadakan peninjauan kembali pemecahan masalah itu benar-benar bisa diatasi atau tidak.
5. Aplikasi adalah langkah-langkah untuk menindaklanjuti solusi (pemecahan masalah).
0 komentar:
Post a Comment