Motif Ekonomi
Manusia sebagai makhluk ekonomi selalu bertindak ekonomi untuk memperoleh kebutuhan hidup yang dibatasi oleh kemampuan. Manusia bertindak ekonomi didorong oleh motivasi-motivasi tertentu. Untuk memahami pengertian motif ekonomi, cobalah kamu jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini.
a. Mengapa kamu ingin memenuhi kebutuhan?
b. Apa alasan kamu dalam memenuhi kebutuhan itu?
c. Apa yang menjadi alasan kamu memilih jenis barang tertentu?
d. Mengapa kebutuhan kamu atau orang lain selalu berubah dari waktu, atau bertambah, atau selalu ingin yang terbaik?
e. Apa yang menimbulkan keinginan seseorang menjadi dokter?
f. Apa latar belakang ayahmu bekerja keras untuk mendapat uang banyak?
g. Mengapa ibu selalu berusaha menyediakan makanan yang rasanya lezat walaupun dari bahan yang sederhana?
h. Mengapa pak Agus misalnya memberikan sebagian hartanya kepada yayasan yatim piatu?
Dari pertanyaan-pertanyaan itu tersirat adanya dorongan (motivasi) pada dirimu atau motivasi masing-masing setiap orang sehingga ada keinginan untuk berbuat sesuatu, seperti berikut ini.
a. Ali ingin menjadi dokter karena ingin meningkatkan taraf hidup dan memperoleh penghargaan.
b. Ayah ingin menjadi orang kaya karena ingin memperoleh penghargaan dan kekuasaan.
c. Ibu ingin memberikan kasih sayang karena ingin mendapat pujian.
d. Pak Agus memberi pertolongan kepada korban bencana alam karena ingin berbuat sosial. Dari beberapa contoh kasus, menunjukkan adanya dorongan terhadap keinginan atau alasan pada diri manusia untuk melakukan tindakan atau perbuatan yang berkaitan dengan benda maupun jasa untuk memperoleh kepuasan. dorongan yang menyebabkan manusia melakukan tindakan ekonomi disebut motif ekonomi.
Adapun motif ekonomi dapat dikelompokkan ke dalam lima macam, yaitu berikut ini.
a. Motif untuk memenuhi kebutuhan sendiri.
b. Motif untuk memperoleh keuntungan.
c. Motif untuk memperoleh penghargaan.
d. Motif untuk mendapatkan kekuasaan.
e. Motif sosial atau menolong sesama manusia.
0 komentar:
Post a Comment