Sistem Pada Karburator BAG 3
5) Sistem Percepatan
Bila
pedal gas diinjak secara tiba – tiba udara yang masuk kemesin akan
bertambah cepat dan bensin akan terlambat, hal ini dikarenakan bensin
lebih berat dari pada udara, Untuk mengatasi hal tersebut, pada
karburator dibuatlan saluran pecepatan agar perbandingan bahan bakar dan
udara menjadi 8:1. Disamping pompa akselerasi model piston terdapat
pula pompa akselerasi model diaphragm seperti yang dipasang pada
Daihatsu Zebra, maupun Ceria
6) Sistem Chooke
Ketika
mesin masih dingin, bensin tidak dapat menguap dengan baik dan menempel
pada dinding intake manifold, sehingga campuran bahan bakar dan udara
yang masuk kedalam silinder menjadi kurus, akibatnya mesin menjadi sulit
untuk dihidupkan. Sistim chooke membuat campuran udara dan bahan bakar
dengan perbandingan 1:1. Ada dua sistem chooke yang biasa digunakan pada
karburator yaitu sistem chooke manual dan sistem chooke otomatis.
Sistem Chooke manual penutupan katup dilakukan secara manual lewat
seling yang dihubungkan ke dashboard pengemudi. Untuk sistem choke
otomatis terdiri dari model wax dan model electric.
Cara
kerja sistem model wax menggunakan air panas dari air pendingin mesin.
Pembukaan katup chooke berdasarkan pemuaian wax ( lilin ) yang kemudian
mendorong tuas chooke sesuai dengan naiknya suhu air pendingin mesin.
Pada sistim chooke elektric dilengkapi dengan bimetal, yang dipanaskan
menggunakan elektrik heat coil, Pembukaan katup chooke berdasarkan
pemuaian bimetal akibat panasnya heat coil yang dihubungkan ke terminal
“L”alternator jika alternator menggunakan IC regulator atau ke terminal “
N “ jika alternator menggunakan voltage regulator model platina. Arus
yang masuk ke dalam heat coil dibatasi menggunakan PTC ( positive
Temperature Coefisient Thermistor ) untuk mencegah arus berlebih yang
masuk.
7) Fast Idling (Idle Up)
Mekanisme idel up diperlukan untuk menaikkan putaran idel pada saat mesin masih dingin dan katup cuk dalam keadaan menutup.
Apabila
katup cuk menutup penuh dan katup throttle ditekan sekali, kemudian
dibebaskan, maka pada saat yang sama, fast idel cam yang dihubungkan
dengan chooke melalui rod berputar berlawanan arah jarum jam. Kemudian
fast idel cam menyentuh cam follower yang dihubungkan dengan katup
throttle sehingga katup throttle akan membuka sedikit.
0 komentar:
Post a Comment