-->

WAWASAN NUSANTARA (PENERAPAN GEOPOLITIK INDONESIA).


Latar belakang muculnya konsep Wawasan Nusantara adalah
Karakteristik wilayah Nusantara sebagai suatu wilayah Negara yang
berasaskan Negara Kepualauan. Konsep Negara Kepulauan pada awalnya
dianggap asing oleh kebanyakan Negara di dunia ini, namun melalui usaha
yang gigih dan konsisten, pada akhirnya Konsepsi Negara Kepulauan diakui
oleh Banyak Negara dalam Konvensi Hukum Laut Internasional di akui
sebagai bagian ciri khas tersendiri dari Yurisdiksi Suatu Negara, meliputi laut
Terotorial, Perairan Pedalaman, ZEE dan Landas Kontinen. Selain itu
pemikiran Wawasan Nusantara juga diilhami oleh aspek sejarah perjuangan
Bangsa, aspek filosophis dari Pancasila sebagai Ideologi Negara serta Jati diri
bangsa Indonesia.
Dengan keberhasilan diplomasi luar Negeri Indonesia di dukung oleh
Negara Lain terhadap konsepsi ini, maka potensi Kekayaan Alam Indonesia
menjadi semakin berlimpah. Dalam kondisi demikian maka Tantangan
pemberdayaan Kelautan di Indonesia harus lebih dioptimalisasikan guna
memenuhi kesejahteraan dan kemakmuran bagi Masyarakat Indonesia.
Wawasan Nusantara sebagai Pancaran Falsafah Pancasila dan UUD
1945 yang merupakan pondasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegera kesatuan RI memberikan kaedah nilai, moral dan etika serta
tuntunan sikap Bangsa Indonesia yang harus mengedepankan Persatuan dan
Kesatuan Bangsa di segala aspek kehidupan nasional sebagai Visi Bangsa
yang harus dijunjung Tinggi dan ditaati bersama.
Kesadaran Ruang Negara , bahwa matra kehidupan darat, laut dan
Udara adalah merupakan Wadah Bangsa yang harus di jaga kelestariannya, di
jaga ekssitensinya dan didayagunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran
Rakyat , di jaga dari berbagai potensi kemungkinan ancaman yang dapat
menjurus pada terkikisnya nilai-nilai kebangsaan, Jati diri atau kepribadian
Bangsa. Terlebih dalam era globalisasi dan otonomi daerah pada saat ini



Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Our Akuntansi


0 komentar:

Post a Comment